Mahasiswa Teknik Pertambangan Unkhair Melaksanakan Praktikum Petrologi di Tiga Lokasi
Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Khairun (Unkhair) kembali menyelenggarakan kegiatan Praktikum Petrologi pada Sabtu, 16 Mei 2026. Praktikum kali ini mahasiswa diterjunkan di tiga lokasi yang tersebar di wilayah Kota Ternate, yaitu Kelurahan Rua, Kelurahan Foramadiahi, dan Kalumata Puncak. Ketiga lokasi ini dipilih secara strategis karena memiliki keragaman jenis batuan yang representatif sebagai objek studi petrologi di lapangan. Praktikum yang diikuti oleh mahasiswa dari 3 kelas ini merupakan bagian integral dari mata kuliah Petrologi, salah satu mata kuliah inti yang wajib ditempuh oleh seluruh mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Unkhair.
Lokasi pertama praktikum bertempat di Kelurahan Rua (koordinat: 0°47'9.06" LU, 127°18'38.92" BT), sebuah kawasan di bagian selatan Pulau Ternate yang dikenal memiliki singkapan batuan alami yang cukup lengkap. Lokasi kedua adalah Kelurahan Foramadoahi (koordinat: 0°45'48" LU, 127°20' 27" BT), kawasan yang terletak di lereng Gunung Gamalama dengan karakteristik batuan vulkanik yang sangat khas dan beragam. Lokasi ketiga, Kalumata Puncak (koordinat: 0°45'53.8" LU, 127°21'56.4" BT), merupakan area perbukitan di bagian timur Ternate yang menawarkan kondisi singkapan batuan yang ideal untuk pengamatan lapangan. Perbedaan karakteristik geologi di ketiga lokasi ini memberikan pengalaman belajar yang kaya dan komprehensif bagi para mahasiswa.

Dokumentasi: Singkapan Pumice di Kalumata Puncak Kota Ternate
Kegiatan praktikum dipimpin dan dibimbing langsung oleh Bapak Almun Madi, ST., MT selaku dosen penanggung jawab mata kuliah Petrologi. Dengan pengalaman dan keahlian di bidang geologi dan pertambangan, beliau memandu mahasiswa dalam memahami setiap tahapan pengamatan dan analisis batuan secara langsung di masing-masing lokasi.
Fokus utama praktikum ini adalah analisis dan identifikasi batuan secara langsung di lapangan. Mahasiswa diajak mengenali dan mengklasifikasikan berbagai jenis batuan, mencakup batuan beku (igneous rock) dan batuan sedimen (sedimentary rock). Pengamatan dilakukan berdasarkan sejumlah parameter fisik, antara lain warna batuan, tekstur permukaan, struktur internal, tingkat kekerasan, serta komposisi mineral penyusunnya. Di setiap lokasi, mahasiswa diwajibkan melakukan pengamatan secara kelompok, mencatat koordinat titik pengamatan, dan mendokumentasikan seluruh hasil analisis ke dalam lembar kerja praktikum secara sistematis. Pendekatan multi-lokasi ini dirancang untuk membiasakan mahasiswa bekerja secara ilmiah dan terlatih membaca variasi geologi di lapangan sebagaimana dituntut dalam pekerjaan nyata di industri pertambangan.
Praktikum lapangan di tiga titik lokasi berbeda ini diselenggarakan dengan tujuan yang sangat jelas: membekali mahasiswa dengan kemampuan praktis yang tidak bisa diperoleh hanya melalui perkuliahan di dalam kelas. Kemampuan mengidentifikasi jenis batuan secara cepat dan akurat di lapangan merupakan kompetensi dasar yang mutlak dimiliki oleh seorang insinyur pertambangan. Pengetahuan ini menjadi fondasi penting dalam berbagai tahapan pekerjaan tambang, mulai dari pemetaan geologi, eksplorasi mineral, penentuan metode penambangan, hingga pengelolaan material tambang di lokasi kerja. Dengan menghadapkan mahasiswa pada tiga kondisi geologi yang berbeda dalam satu hari praktikum, diharapkan mereka dapat membangun intuisi geologi yang kuat sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi di berbagai kondisi lapangan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis di bidang petrologi, tetapi juga melatih sikap ilmiah seperti ketelitian, kedisiplinan dalam pengamatan, kemampuan membaca koordinat, serta kecakapan komunikasi data secara tertulis. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting yang akan terus dibawa mahasiswa dalam perjalanan akademik maupun karier profesional mereka ke depan. Praktikum Petrologi ini merupakan salah satu rangkaian agenda akademik rutin Program Studi Teknik Pertambangan Unkhair yang terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di dunia industri pertambangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dokumentasi: Lokasi Geosite Foramadiahi Kecamatan Pulau Ternate
#TambangUnkhair #TambangUnggul