07 May 2026 Humas Post Dibaca 208 kali

DOSEN K3 PERTAMBANGAN SOSIALISASI K3L PADA MAHASISWA TAMBANG

DOSEN K3 PERTAMBANGAN SOSIALISASI K3L PADA MAHASISWA TAMBANG

Dosen Pengampu Mata Kuliah K3 Pertambangan Bapak Ruslan Abdurrahman, ST., MT mengadakan Sosialisasi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) kepada mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Khairun.

Arti penting K3L bagi Program Studi Teknik Pertambangan sangat strategis karena bidang pertambangan memiliki tingkat risiko kerja, dampak lingkungan, dan potensi bahaya yang tinggi. Penerapan K3L menjadi bagian penting dalam proses pendidikan, penelitian, dan praktik profesional lulusan teknik pertambangan, papar beliau.

Dalam materi sosialisasinya disampaikan tentang beberapa arti penting K3L bagi Prodi Teknik Pertambangan antara lain:

  1. Menjamin keselamatan dan kesehatan sivitas akademika
    K3L melindungi mahasiswa, dosen, laboran, dan tenaga kependidikan dari risiko kecelakaan kerja selama praktikum, penelitian lapangan, maupun kegiatan laboratorium.
  2. Membentuk budaya keselamatan (safety culture)
    Mahasiswa dibiasakan memahami dan menerapkan prinsip keselamatan sejak proses pendidikan sehingga siap menghadapi dunia kerja pertambangan yang berisiko tinggi.
  3. Mendukung kompetensi lulusan
    Pemahaman K3L merupakan kompetensi penting bagi lulusan Teknik Pertambangan karena industri tambang mensyaratkan kemampuan penerapan keselamatan kerja dan pengelolaan lingkungan.
  4. Memenuhi standar regulasi dan akreditasi
    Implementasi K3L menjadi bagian penting dalam pemenuhan standar mutu pendidikan tinggi, termasuk akreditasi LAM Teknik, terutama terkait keselamatan laboratorium, pengelolaan risiko, dan keberlanjutan lingkungan.
  5. Mendukung kegiatan praktikum dan penelitian yang aman
    Adanya SOP, APD, jalur evakuasi, APAR, dan fasilitas tanggap darurat membantu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan tertib.
  6. Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan pertambangan
    K3L menanamkan prinsip pertambangan berkelanjutan melalui pengelolaan limbah, reklamasi, konservasi lingkungan, dan pencegahan pencemaran.
  7. Mempersiapkan lulusan sesuai kebutuhan industri
    Industri pertambangan sangat menekankan aspek K3L sehingga lulusan yang memahami budaya keselamatan dan pengelolaan lingkungan memiliki daya saing lebih tinggi.
  8. Mengurangi risiko kecelakaan dan kerusakan lingkungan
    Penerapan K3L membantu meminimalkan potensi kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, maupun dampak lingkungan dari aktivitas laboratorium dan kegiatan lapangan.

#SosialisasiK3L #TambangUnggul #TambangBersinergi